Hukum Tajwid Imalah Surat Hud Ayat 41 beserta Artinya

Bismillahi Majreeha wa Mursaha Doa Apa? 

Ada yang mengatakan bahwa bacaan tersebut merupakan doa saat berkendara, terutama kendaraan laut. Akan tetapi, ada yang mengatakan doa tersebut berasal dari hadits palsu. Dari perawi ada yang dinyatakan sebagai pendusta.

Ibnu Katsir menjelaskan tentang maksud dari ayat ini bahwa hendaknya membaca Bismillah ketika akan berlayar dan membaca Bismillah saat berlabuh.

Maksudnya di sini bukan membaca secara utuh penggalan ayat “Bismillahi majreeha wa mursaha” secara utuh sebagai doa berkendara kendaraan laut (misalnya kapal, sampan, tongkang, feri, jetboat, maupun yang lain).

Adapun doa melakukan perjalanan yang termuat dalam hadits adalah sebagai berikut:

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ . وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Subhaanalladzi sakhkhoro lanaa hadza wa maa kunna lahu muqrinin. Wa innaa ila robbinaa lamunqolibuun.

“Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.”

Doa dimaksud berasal dari hadits riwayat Abu Dawud: 3/34, At-Tirmidzi: 5/501, dan lihat Shahih At- Tirmidzi: 3/156.

Demikian penjelasan mengenai hukum tajwid imalah Surat Hud Ayat 41 dan artinya. Allahu a’lam

Pages: 1 2Show All

seorang penulis lepas yang benar-benar kutu buku dan saya sangat menyukai bermain games lifeafter dan undawn kini saya menjadi seorang editor di mapbussidterbaru.com sejak tahun 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin menyukai postingan ini :