
Pesta Babi adalah film yang menyoroti isu deforestasi dan perampasan hutan adat di Papua akibat proyek agribisnis skala besar, serta dampaknya terhadap masyarakat setempat.
Karena film ini mengangkat isu sensitif dan sering memicu diskusi kritis, beberapa kegiatan nobar publik sempat mengalami pembubaran di sejumlah daerah. Pastikan Anda memantau saluran resmi untuk mendapatkan lokasi nobar yang aman dan terverifikasi.
Film berdurasi sekitar 90 menit ini menyoroti dampak Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti food estate dan perkebunan skala besar terhadap masyarakat adat di Papua Selatan.
Sorotan utama film ini meliputi:
- Konflik Agraria: Merekam perjuangan suku Malind, Yei, Awyu, dan Muyu yang kehilangan ruang hidup dan hutan adat akibat alih fungsi lahan menjadi kawasan industri sawit dan tebu.
- Dampak Lingkungan: Mengangkat isu deforestasi dan kerusakan ekologis yang mengancam keberlangsungan hidup masyarakat lokal.
- Judul sebagai Metafora: “Pesta Babi” diambil dari tradisi adat masyarakat Muyu, menjadikannya metafora bahwa kerusakan hutan juga memusnahkan identitas budaya dan ritual sakral mereka.
- Kolonialisme Modern: Menyoroti dugaan perampasan ruang oleh korporasi dan negara yang dibekingi militerisasi di wilayah Merauke, Boven Digoel, dan Mappi.
